Beban Berat di Jalan, Solusi Harus Hadir
Setiap hari, para driver transportasi online menghadapi tantangan yang semakin berat. Kenaikan harga bahan bakar dan pembatasan Pertalite membuat biaya operasional semakin tinggi. Di sisi lain, tekanan tarif dari platform semakin menekan penghasilan, sementara kemacetan yang makin parah justru meningkatkan konsumsi bahan bakar dan biaya perjalanan.
Tak hanya itu, banyak driver juga dibebani dengan cicilan kredit mobil yang harus dibayar setiap bulan. Beralih ke kendaraan listrik? Sayangnya, biaya investasi yang tinggi dan harga jual kembali yang rendah membuat opsi ini sulit dijangkau.
Solusi Nyata: Konversi ke BBG
Di tengah berbagai tantangan ini, ada solusi yang nyata dan terjangkau: konversi ke bahan bakar gas (BBG). Dengan BBG, driver bisa:
- Menghemat biaya operasional hingga 55% dibandingkan BBM
- Mendapat performa kendaraan yang tetap optimal
- Mengurangi dampak lingkungan dengan emisi yang lebih bersih
- Switch manual atau otomatis BBG ke BBM atau sebaliknya
- Harga jual kembali kendaraan sama seperti BBM
- Converter kit dapat dijual kembali dengan harga yang tinggi
- Converter kit mudah untuk dipindahkan
Saatnya beralih ke solusi yang lebih hemat dan berkelanjutan! 🚗💨









Aspek | CNG (Gas Alam Terkompresi) | Bensin |
---|---|---|
Biaya Penggunaan | Rp. 4500 / liter setara Premium | Rp. 10.000 / liter setara Premium |
Kestabilan Harga | Harga CNG cenderung lebih stabil, membantu pengemudi merencanakan pengeluaran mereka dengan lebih baik. | Harga bensin sering berubah-ubah, dipengaruhi oleh kondisi pasar global, yang bisa membingungkan. |
Dampak Lingkungan | CNG lebih ramah lingkungan, menghasilkan emisi yang lebih rendah yang berarti mengurangi polusi udara. | Menghasilkan emisi yang lebih tinggi, berkontribusi pada polusi udara dan pemanasan global. |
Umur Kendaraan | Kendaraan ber-CNG memiliki masa pakai yang lebih panjang karena CNG terbakar lebih bersih, mengurangi keausan mesin. | Bensin dapat meninggalkan residu yang mempercepat keausan mesin, memendekkan umur kendaraan. |
Performa Kendaraan | Dengan tuning dan proses yang tepat, Kendaraan CNG memiliki performa yang setara dengan kendaraan bensin, tanpa mengorbankan kekuatan atau efisiensi. | Nilai oktan bensin biasanya berkisar antara 87 hingga 98 (tergantung pada grade). |
Keamanan | CNG lebih aman karena mudah terbawa udara dan lebih sulit terbakar, mengurangi risiko kebakaran. | Uap Bensin lebih mudah terbakar, menimbulkan risiko keamanan yang lebih besar dalam kecelakaan. |
Ketersediaan | Stasiun pengisian CNG semakin banyak, memudahkan pengemudi untuk mengisi ulang bahan bakar. | Stasiun pengisian bensin sudah sangat umum, namun tidak menawarkan manfaat lingkungan CNG. |
























DAFTAR SEKARANG JUGA LINK PEMINATAN BERIKUT, BAGI ANDA DRIVER CERDAS YANG BERMINAT MEMBAWA UANG LEBIH BANYAK 45%-55% DARIPADA HARI KEMARIN